Subscribe:

Pages

Friday, December 17, 2010

Nasihat Imam Syafie mencari sahabat


Nasihat Imam Syafie mencari sahabat

p/s: tertarik dengan artikel nie, bukan saja sahabat bahkan keluarga juga.

TEMAN ketawa memang mudah dicari, tetapi teman menangis tiada siapa yang sudi.

Memang benar sukar mencari erti persahabatan sejati. Hanya mereka yang benar-benar bersahabat dengan hati tulus dan ikhlas dapat mencari erti persahabatan tulen.

Dalam hal ini, Imam al-Syafie ada memberikan nasihat dalam soal persahabatan.

- Aku mencintai sahabatku dengan segenap jiwa ragaku, seakan-akan aku mencintai sanak saudaraku.

Sahabat yang baik adalah yang sering sejalan denganku dan yang menjaga nama baikku ketika aku hidup atau selepas aku mati.

- Aku selalu berharap mendapatkan sahabat sejati yang tidak luntur baik dalam keadaan suka atau duka. Jika itu aku dapatkan, aku berjanji akan selalu setia padanya.

Kuhulurkan tangan kepada sahabatku untuk berkenalan kerana aku akan berasa senang. Semakin ramai aku peroleh sahabat, aku semakin percayadiri.

- Mencari sahabat pada waktu susah.

Belum pernah kutemukan di dunia ini seorang sahabat yang setia dalam duka. Pada hal hidupku sentiasa berputar-putar antara suka dan duka.

Jika suka melanda, aku sering bertanya: "Siapakah yang sudi menjadi sahabatku?"

Pada waktu aku senang, sudah biasa ramai yang akan iri hati, namun apabila giliran aku susah mereka pun bertepuk tangan.

(kalau susah mereka menjauhkan diri, takut kita banyak minta simpati tapi kalau kita senang sikit mereka sakit hati - wahai sahabat dan keluarga sendiri)

- Pasang surut persahabatan.

Aku dapat bergaul secara bebas dengan orang lain ketika nasibku sedang baik.

Namun, ketika musibah menimpaku, kudapatkan mereka tidak ubahnya roda zaman yang tidak mahu bersahabat dengan keadaan.

Jika aku menjauhkan diri daripada mereka, mereka mencemuh dan jika aku sakit, tidak seorang pun yang menjengukku.

Jika hidupku berlumur kebahagiaan, banyak orang iri hati, jika hidupku berselimut derita mereka bersorak sorai.

(kalau kita hidup dalam kebahagian memang begini, ada saja kata nista yang tak tahu dari mana asalnya kesilapan kita ini, kalau ada terlebih sedikit rezeki macam macam dah dicaci, tapi kalau hidup derita tak ada orang nak tanya - wahai sahabat dan keluarga sendiri )

- Mengasingkan diri lebih baik daripada bergaul dengan orang jahat.

Apabila tidak ketemu sahabat yang takwa, lebih baik aku hidup menyendiri daripada aku harus bergaul dengan orang jahat.

(sebab itu lebih baik kita menyepi diri dari bergaul dengan orang macam ini, itupun nanti kita dikata, kita ini sombong diri - wahai sahabat dan keluarga sendiri )

Entah kenapa kita susah nak kikis sikap dengki hati dari diri...........................

0 comments:

Post a Comment